Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Maret 2013

Contoh Soal Perhitungan Produktivitas Loader

Setelah pada posting terdahulu dibahas bagaimana cara menghitung kebutuhan bahan bakar excavator, maka sekarang giliran pembahasan contoh perhitungan produktivitas alat berat lain yaitu loader. Loader adalah alat paling umum dipakai dalam proyek konstruksi untuk pekerjaan pemuatan material hasil penggalian ke dalam truk atau membuat timbunan material. Loader dibedakan menjadi 2 macam berdasarkan roda yang digunakan yaitu wheel loader dan crawler loader. Loader digunakan pada pekerjaan pemadatan tanah dimana sebelum pemadatan dilakukan penimbunan tanah oleh loader pada area yang akan dipadatkan.Selain itu, loader juga digunakan untuk memindahkan tanah hasil pembersihan lahan oleh excavator. Produktivitas loader dipengaruhi oleh:
a.    kondisi material
b.    tipe bucket & kapasitasnya
c.    area untuk pergerakan loader
d.    waktu siklus untuk loader
e.    waktu efisien loader
Perhitungan produktivitas loader menggunakan rumus sebagai berikut :
Produktivitas ( m3⁄jam)=bucket size x  60/CT  x BFF x efisiensi 
dengan :          bucket size      = ukuran bucket (m3)
                        CT                 = cycle time, waktu siklus (menit)
                        BFF               = bucket fill factor
Contoh soal :
Sebuah wheel loader digunakan untuk menghampar tanah timbunan pada lokasi proyek rusunawa dengan volume tanah yang dihampar adalah 2500 m³. Wheel loader yang digunakan berjenis 918F dengan kapasitas 1,5 m³. Jarak tempuh loader sesuai dengan panjang area pemadatan & waktu berputar loader ± 1 menit. Lamanya waktu angkut dan waktu kembali loader sekitar 0,18 menit dengan pengoperasian tetap. Material yang dimuat adalah material seragam (berbutir 3-20 mm) dibongkar dari truk. Hitunglah produktvitas loader!
Diketahui :
Sesuai dengan tabel acuan perhitungan produktivitas loader di sini
- Waktu muat (LT) = 0,04 menit
- Bucket Fill Factor (BFF) = 1
- Koreksi waktu siklus = -0,02+0,02-0,04 = -0,04 menit
- Waktu buang (DT) = 0,1 menit
- Waktu angkut & waktu kembali = 0,18 menit
- Waktu siklus (CT) = 0,04-0,04+0,1+0,18=0,28 menit
Penyelesaian :
Produktivitas (m3⁄jam) =bucket size x  60/CT  x BFF x efisiensi
                                   =1,5 x 60/0,28 x1x 45/60
                              = 241,071  m3⁄jam
Durasi pekerjaan untuk penghamparan sebagai berikut:
Volume penghamparan ∶ produktivitas = 2500 m3∶ 241,071  m3⁄jam = 10,370 jam ~ 11 jam

Jumat, 22 Juni 2012

Mekanika Teknik / Rekayasa : Balok Terjepit

Materi balok terjepit ini saya dapatkan ketika mengawali semester dua masa kuliah di Politeknik Negeri Malang. Balok terjepit masuk dalam kategori ilmu statika. Definisi balok terjepit sendiri adalah suatu balok yang mempunyai tumpuan jepit di satu sisinya dan ujung bebas di sisi lain. Seperti yang telah kita ketahui bahwa tumpuan balok dibagi menjadi tumpuan sendi, rol, dan jepit berdasarkan kemampuannya dalam menahan gaya yang bekerja pada benda yang ditumpunya. Pada tumpuan jepit, gaya yang dapat ditahan adalah gaya horizontal, vertikal, dan momen. Tumpuan jepit terletak pada salah satu sisi ujung balok. Balok ini termasuk dalam kategori struktur statis tertentu karena dapat diselesaikan dengan persamaan kesetimbangan ΣH=0, ΣV=0, dan ΣM=0. Balok dengan tumpuan seperti ini seringkali ditemui pada balok-balok kanopi (kantilever) di atas jendela. Dalam struktur  balok terjepit lanjutan,  akan ditinjau perilaku melendut pada ujung bebasnya karena momen terbesar terjadi di bagian tersebut. Perilaku seperti ini mengakibatkan bidang momen yang arahnya “terbalik”. Inilah salah satu pengecualian dalam perhitungan balok terjepit. Pada contoh soal dibawah ini, akan dibahas bagaimana menentukan besarnya bidang  gaya normal (N), bidang momen (M), dan bidang gaya lintang (D) pada balok terjepit sederhana. Soal ini bersumber dari kitab mekanika rekayasa kuno saya, hehehe. Semoga bermanfaat. Have fun!!=)





Rabu, 04 April 2012

Contoh Soal Perhitungan Sederhana Produktivitas & Kebutuhan Bahan Bakar Excavator

Seringkali kontraktor dihadapkan pada suatu pilihan antara membeli atau menyewa alat berat ketika mengerjakan suatu proyek. Kedua pilihan tersebut tentu saja memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Biaya (cost) selalu menjadi faktor utama pada dilema ini. Sebut saja kekurangan jika kontraktor tersebut membeli, maka dia harus merencanakan maintenance dan kebutuhan lain secara mandiri disamping modal awal yang cukup besar untuk pembelian alat berat tersebut. Namun sisi positifnya, kontraktor tidak lagi dipusingkan dengan kontrak penyewaan dan sewa per bulan. Kontraktor juga memiliki hak jual kembali jika memang diinginkan. Sebaliknya jika kontraktor memilih sewa, akan ada biaya sewa per bulan dan kontrak per bulan. Namun bebas biaya maintenance dan kebutuhan-kebutuhan lain selama kontrak penyewaan berjalan. Hal-hal tersebut tentu saja menjadi pertimbangan ketika mengambil keputusan untuk menyewa atau tidak. Solusi sederhana untuk mengetahui pilihan terbaik antara sewa atau beli alat berat adalah menghitung produktivitas alat berat tersebut. Dari perhitungan produktivitas alat berat, akan didapat harga kebutuhan bahan bakar/jam. Hasil ini selanjutnya dapat dikombinasikan dengan faktor hari kerja, biaya operator, biaya depresiasi, dan faktor lainnya sehingga ditemukan tabel perbandingan harga antara sewa dan beli. Pada posting ini, saya hanya membahas perhitungan sederhana saja hingga ditemukan harga bahan bakar per satuan waktu. Waktu siklus didasari dari video yang dapat dilihat di sini .File perhitungan ini adalah tugas awal dari mata kuliah Alat Berat yang saya dapatkan ketika semester II. Saya rasa cukup memberikan intermezo yang mudah dipahami bagi anda tentang alat berat . Semoga bermanfaat =).




Jumat, 07 Oktober 2011

REFERENSI TUGAS LAPORAN d3 SIPIL-POLINEMA


Sekedar buat ngebantu adik-adik tingkat yang sama sekali ga ada ide buat tugas/laporan yang dikasih dosen, bisa konsultasi n minta referensinya disini, but inget ini cuma buat referensi n P-L-A-G-I-A-T, plagiat a.k.a. copaste tidak dianjurkan so mari qt buat laporan sendiri, so mari budayakan kerja berdasarkan niat yang baik dan usaha yang sesuai..lanjuut..

LAPORAN BENGKEL

  1. Bengkel Batu      
  2. Bengkel Baja      
  3. Bengkel Kayu      
  4. Bengkel Bekisting  
  5. Bengkel Pipa      
  6. Bengkel Drainase  
LAPORAN KULIAH

  1. Pengelolaan Dan Perencanaan Proyek       
  2. QMS                      
  3. Laboratorium Uji Tanah              
  4. Mekanika Rekayasa              
  5. Fisika Terapan                  
  6. Ukur Tanah                  
  7. Bahan Bangunan              
BUKU AJAR, REFERENSI, DAN PANDUAN

  1. Mekanika Rekayasa 1,2, 3, 4          
  2. KWU 1, 2                  
  3. Lab. Uji Bahan (Aspal+Semen)          
  4. Mekanika Tanah              
  5. Lab. Uji Tanah                    
Daftar di atas garis besar aja, klo mau request data/referensi, konsultasi laporan/tugas/presentasi, ato yang berhubungan ama semester 1 ampe 4 yang ada maupun ga ada di daftar di atas, cari ane di kantor (kelas kali, gan) ane, 3BG1, ato contac ane di CP yang tersedia, ane siap membantu sesuai kemampuan ane...