Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hobi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Oktober 2012

Apa Beda Papercraft & Cubecraft???

-->
Dari segi bahasa, dapat diartikan secara sederhana bahwa papercraft adalah kerajinan kertas dengan metode menggunting,melipat, dan menempel untuk mengubah bentuk kertas yang dua dimensi menjadi bentuk tiga dimensi seperti pada posting terdahulu saya mengenai bahasan ini. Sedangkan cubecraft adalah “kerajinan kotak”, sama dengan papercraft, prinsip kerajinan ini adalah mengubah bentuk kertas dua dimensi menjadi tiga dimensi namun selain metode menempel bersifat optional saja karena fungsinya hanya sebagai media untuk kerapian bentuk bukan sebagai salah satu komponen struktur utama layaknya pada papercraft. Cubecraft memiliki struktur perekat sendiri yang dasar teorinya sama dengan struktur perekat ketika kita melipat box tempat nasi yang biasanya dipakai pada acara tahlilan,hehehe. Menurut pendapat saya, cubecraft tidak berbeda jauh dengan papercraft dan dapat dikategorikan sebagai cabang kerajinan dari papercraft berdasarkan artian sederhananya walupun ada beberapa perbedaan yang mendasar seperti yang telah saya sebutkan diatas tadi. Cubecraft memiliki satu ciri khas dibandingkan induknya, papercraft. Pada cube, model yang dibuat kebanyakan adalah model figure dari tokoh-tokoh animasi, politik, film, dan sebagainya. Semua model tadi memiliki shape dasar yang berbentuk kubus (cube), jadi hampir semua bagian memiliki sudut. Hanya bagian-bagian tertentu saja yang tidak bersudut misalnya pada bagian ekor atau yang lain. Biasanya bagian-bagian ini tidak berbentuk tiga dimensi dan merupakan bagian tambahan saja (liat panah biru)
Bagian kubus yang paling eye catching terletak pada sektor kepala. Karena memang cubecraft mengkuti kaidah karikatur pada desainnya jadi kepala model sengaja dibuat lebih besar dari badannya. Hal ini yang menjadi daya tarik pada cubecraft. Lucu. Bahkan karakter seangkerHellboy bisa terlihat lucu dan menggemaskan dalam model ini. Banyak pattern yang tersedia di media online. Tinggal ketik keywordcubecraft” akan muncul banyak pilihan model yang dapat di-download secara gratis. Bagi penghobi papercraftnewbie, cubecraft laya dicoba. Tingkat kesulitannya tidak serumit papercraft dan pattern yang harus dicetak tidaklah terlalu banyak. Cukup satu atau dua lembar kertas saja cukup. Kertas yang dipakai saya sarankan sama dengan kertas pada papercraft untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Alat yang digunakan adalah gunting, tracer, dan lem (optional). Jika cuberaft anda telah selesai, tambahkan beberapa item untuk mempercantik si cube misalnya kotak display atau bahkan diorama sederhana,hehehe. Selamat mencoba dan have fun!!=)

Selasa, 05 Juni 2012

Apa itu Papercraft/Pepakura?

Papercraft adalah seni menggunting, melipat, dan mengelem kertas yang telah memiliki pola menjadi suatu bentuk 3 dimensi. Papercraft adalah salah satu kerajinan kertas dari Jepang. Beberapa tahun lalu saya tidak paham sama sekali tentang apa yang disebut papercraft atau dalam bahasa Jepangnya adalah pepakura. Sampai seorang teman saya mengajak saya mencoba membuat kerajinan dari kertas ini. Ternyata sangat menarik dan menyenangkan. Siapa yang menyangka kertas yang datar-datar saja bisa diubah menjadi bentuk 3 dimensi. Dan akhirnya saya sendiri menjadi penghobi kerajinan ini walaupun masih dalam taraf builder saja karena masih awam sekali untuk mendesain suatu bentuk sendiri.  Bentuk-bentuk 3 dimensi yang biasa dibuat adalah miniatur mobil, kapal, pesawat terbang, action figure, dan masih banyak lagi. Saya kira hampir tidak ada bentuk yang tidak bisa diubah menjadi papercraft. Apresiasi saya berikan pada para designer yang memiliki imajinasi dan kreatifitas yang tinggi dalam menciptakan pola suatu papercraft. Papercraft yang mereka buat tak jarang sangat detail dan memiliki skala yang presisi dengan bentuk aslinya.

Salah satu contoh papercarft,Tank Challenger MK2 by Julius Perdana (paper-replika.com)
Bisa dibilang bagi anda penghobi model kit  yang harganya cukup mahal, papercraft bisa menjadi solusi alternatif dari hobi tersebut. Tidak sedikit mahasiswa juga yang telah menjadikan kerajinan ini sebagai hobi disela kesibukan kampus termasuk saya,hehehe. Peralatan yang digunakan untuk membuat papercraft cukup mudah didapat di toko-toko buku & alat tulis. Peralatan-peralatan tersebut diantaranya adalah :
1. Kertas. Kertas yang digunakan dengan ketebalan antara 100 gr s/d 210 gr tergantung skala model yang dibuat dan jenis lipatan yang dimiliki oleh pola tersebut. Kertas yang digunakan lebih baik yang memiliki permukaan yang halus dan khusus untuk mencetak objek dengan warna yang bervariasi. Selain itu lapisan kertas menyesuaikan model yang akan dibuat. Misal kertas glossy photo paper 150 gr, cocok untuk model miniatur pesawat, mobil, dan sejenisnya karena bersifat mengkilap dan warna yang tajam.

2.  Lem. Lem yang digunakan bisa dari berbagai merk. Asal tidak terlalu cair, cepat kering, tidak kaku, dan tidak menimbulkan perubahan warna. Saya sendiri menggunakan lem putih PVAC 60 gr bermerek Fox.
3. Gunting. Gunakan gunting yang tajam dan nyaman digenggam dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Gunting digunakan untuk memotong pola-pola besar dan lipatan.
4. Cutter. Cutter digunakan untuk memotong pola-pola kecil agar rapi dan tidak sobek. Gunakanlah cutter tajam dan nyaman digenggam. Bisa juga menggunakan cutter pen karena mata pisaunya memang didesain khusus untuk craft walaupun harganya sedikit lebih mahal.

5. Tracer. Tracer digunakan untuk menandai garis pelipatan pada pola. Tracer dapat diganti dengan pulpen tanpa tinta jika anda sulit menemukannya.

6. Penggaris. Penggaris digunakan untuk membantu memotong pola lurus yang panjang. Penggaris besi  dan penggaris mika  dapat digunakan asal kaku dan lurus
7. Cuting mat. Cuting mat biasanya berbahan dasar plastik silikon berwarna hijau dengan garis-garis skala. Tersedia dengan ukuran A4, A3, hingga A2. Cuting mat dapat menjaga ketajaman mata pisau cutter sehingga baik untuk digunakan. Namun jika tidak ada cutting mat maka sampul buku folio dari karton dapat digunkan untuk alas potong.

Beberapa alat lain dapat ditambahkan diantaranya adalah marker, doubletape, dan sebagainya tergantung kebutuhan. Banyak website dan blog yang menyediakan pola-pola papercraft. Mayoritas bersifat free dan patu dicoba. Berikut adalah link-link yang bisa dijadikan referensi yang salah satunya ada pada bagian “Link Weblog” pada blog ini.
-paper-replika, papercraft bercitarasa Indonesia
-paperpokes, khusus papercraft model Pokemon
Sebaiknya pilih pola yang tidak terlalu kecil dan mudah jika anda adalah seorang pemula. Semakin detail model yang dibangun, akan semakin banyak jumlah dan variasi ukuran pola yang perlu dibentuk. Kadang kejenuhan akan melanda jika pola yang ada berukuran kecil dan rumit. Pada saat itu sebaiknya anda berhenti dan melanjutkannya ketika mood anda telah baik karena mood sangat mempengaruhi hasil anda nanti. Jika model yang dibangun telah selesai, dapat ditambahkan dengan alas dan plastik mika (atau bahkan kaca) untuk display. Have fun!!! =)